Senin, 03 Juni 2013

Benarkah Cinta Itu Buta?

Cinta seringkali orang menyebutkan perasaan yang dirasakan oleh seseorang kepada siapa saja yakni kepada orang tua, adik,kaka,teman, saudara dls. Tetapi permasalahan Cinta dalam tulisan ini akan menfokuskan pada cinta antara lawan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), terutama pada remaja yang memerlukan pasangan hidup.

1. Arti Cinta
Cinta dalam bahasa Inggris di sebut Love artinya mencitai atau menyukai. Kata cinta dalam bahasa saya (Lani Barat) Niniki Ko,ba Aret Wenagge. Artinya perasaan hatiku hanya ada padamu. Memang sulit menyebut dan mengartikan kata cinta dalam bahasa saya tetapi menurut pendapat pribadi sesuai analisa saya cukup dengan menyebut Niniki Koba Aret Wenage. Karena alasan saya cinta itu adalah perasaan seseorang terhadap seseorang yang kita rasakan sesuatu yang kita lihat pada diri seseorang dan kita menyukainya. Dan tentu semua orang memiliki arti cinta dengan bahasanya yang berbeda-beda sesuai dengan bahasanya masing-masing tetapi jika kita terjemahkan masing-masing bahasa dalam bahasa indonesia tentu kita akan temukan arti yang sama (berbeda-beda bahasa tetapi artinya sama).
Cinta dalam buku kamus Bahasa Indoesia adalah “perasaan sayang yang terpikat antara laki-laki dan perempuan”. Selanjutnya apa yang dimaksud dengan perasaan? Perasaan memiliki kata dasar yaitu Rasa. Rasa artinya tanggapan hati melalui indra. Yang dimaksud dengan tanggapan hati adalah respon atau jawaban hati terhadap apa yang diketahui melalui indra. Jadi perasaan adalah perbuatan merasakan sesuatu melalui pancaindera.[1] Indera yang dimaksud adalah indera penglihatan (mata).

2. Proses Timbulnya Perasaan Cinta
Jadi dari pengertian Cinta tersebut diatas, jika kita perhatikan secara logika, bahwa cinta itu timbul dari penglihatan (pandangan terhadap cewe/laki2), kemudian secara otomatis  akan masuk ke dalam hati dan dapat dirasakan oleh hati. Dan kemudian melalui berfikir (otak) akan mengolah perasaan itu apakah dapat diterima atau tidaknya perasaan itu. Jika menerima perasaan itu, maka pikiran (otak) akan memerintahkan mulut untuk menyampaikan perasaan itu kepada seseorang yang disukai. Jika pikiran (otak) menolak, maka perasaan itu tidak akan tersampaikan kepada seseorang yang di pandangnya karena melalui otak (pemikiran) dapat mengolah dan menyeleksi patut atau tidak patut untuk mengungkapkan perasaan, baik atau buruknya perasaan yang dirasakan itu.

3. Memanipulasi cinta
artinya seseorang akan melakukan berbagai cara yang tidak patut untuk mendapatkan seseorang (laki-laki atau perempuan) yang disukainya supaya seorang perempuan atau laki-laki tersebut dapat menyukainya.
Contohnya: seseorang memakai alat – alat atau bahan-bahan tertentu untuk menarik perhatian perempuan atau sebaliknya menarik perhatian laki-laki, ada juga yang pura-pura menjadi kaya, pada hal orang tersebut tidak kaya.
Dengan cara ini, walaupun perempuan atau laki-laki sebelumnya belum perna saling mencintai tetapi karena keadaan demikian terpaksa dia (laki-laki/perempuan) dapat menyukai perempuan atau laki-laki yang melakukan manipulasi cinta tersebut

4. Memaksakan Cinta
Artinya, seseorang belum perna saling mencintai, namun karena faktor – faktor tertentu seseorang terpaksa harus menerima cinta seseorang.   Contohnya:  seperti kawin paksa karena kehendak orang tua, bukan kehendak laki-laki atau perempuan dengan alasan-alasan tertentu. Biasanya

Kesimpulan
Jadi kesimpulannya adalah, Cinta Itu Tidak Buta! Cinta yang normal tentu akan melewati proses demi proses seperti yang telah di jelaskan diatas. Cinta memiliki Mata yang bisa melihat mana yang patut dan mana yang tidak patut melalui pemikiran (otak).  Kecuali cinta yang tidak normal. Cinta yang tidak normal tidak akan melewati proses seperti yang di jelaskan di atas dan cenderung menggunakan 2 cara, yaitu:

Saran
Jika anda ingin cinta anda berjalan dengan normal, biarkanlah ia berjalan dengan normal melalui proses. Tetapi hindari cinta yang tidak normal, karena cinta yang tidak normal akan membuat hidup anda tidak akan tenang dan bahagia. 

Terima Kasih dan Gbu All
( By: Dujan Kogoya Catatan )


[1] KBBI edisi ke tiga Dep Pendiknas Balai Pustaka Jkt 2003